Pengertian Logika dan Algoritma

A. PENGERTIAN LOGIKA
Logika berasal dari bahasa Yunani yaitu LOGOS yang berarti ilmu. Logika pada dasarnya filsafat berpikir. Berpikir berarti melakukan suatu tindakan yang memiliki suatu tujuan. Jadi pengertian Logika adalah ilmu berpikir / cara berpikir dengan berbagai tindakan yang memiliki tujuan tertentu.

B. SEJARAH ALGORITMA
Kata Algoritma diambil dari ilmuwan muslim Abu Ja’far Muhammad bin Musa Alkhwarizmi (780-846 M) yang banyak menghasilkan karya dalam bidang Matematika, disamping karya-karyanya dalam bidang lainnya seperti geografi dan musik.
Pemecahan sebuah masalah pada hakekatnya adalah menemukan langkah-langkah tertentu yang jika dijalankan efeknya akan memecahkan masalah tersebut. Efek dari sebuah langkah tertentu dapat dilihat dengan membandingkan keadaan sebelum langkah tersebut dilakukan (Ko) dan keadaan setelah langkah tersebut dilakukan (K 1). Misalnya, keadaan sebelum langkah ‘angkat gagang telepon’ adalah gagang telepon berada ditempatnya (Ko), dan setelah langkah tersebut dilakukan gagang telepon sudah terangkat (K1), sehingga efek dari langkah tersebut akan terangkatnya gagang telepon. Jika semua langkah diatas dilakukan, maka efek dari semua langkah tersebut akan memecahkan masalah menelepon.
Dari uraian diatas, secara umum dapat ditarik beberapa karakteristik atau syarat Algoritma :
  1. 1. Algoritma harus tidak ambigu (unambiguous)
Deskripsi langkah-langkah dalam algoritma harus dan hanya mempunyai tafsiran tunggal. Oleh karena itu, sebuah bahasa pemrograman seperti pascal sering digunakan untuk menuliskan algoritma, sehingga langkah-langkah yang dituliskan hanya mempunyai tafsiran tunggal, terutama menurut komputer.
  1. 2. Algoritma harus tepat (precise)
Algoritma harus menyatakan urutan langkah-langkahnya. Kapan sebuah langkah atau langkah x dilakukan, apakah sebelum langkah y atau sesudahnya, harus dinyatakandnegan jelas. Algoritma harus menyatakan dengan jelas kapan berhenti dari sebuah langkah untuk meneruskan kelangkah berikutnya.
  1. 3. Algoritma harus pasti (definite)
Jika serangkain langkah yang sama dilakukan dua kali maka hasilnya harus selalu sama. Sebagai ilustrasi, jika dua orang koki mengikuti resep yang sama, maka rasa kue yang dihasilkan harus sama. Kalau hasil akhir atau rasa kue tidak sama, pasti ada beberapa perbedaan yang tidak disadari, seperti merek bahan yang berbeda, atau lama memasak yang berbeda, atau ada perbedaan pada sesuatu yang lain.
  1. 4. Algoritma harus berhingga (finite)
Serangkain langkah dalam algoritma harus dapat dilaksanakan pada rentang waktu tertentu seperti yang telah diuraikan diatas.

C. PENGERTIAN ALGORITMA
Algortima adalah sebuah strategi yang mengandalkan kemampuan berpikir secara logis untuk memecahkan suatu masalah. Dalam algoritma, kita mulai dengan berpikir apa yang kita miliki (kekuatan dan kelemahan), selanjutnya kita atur langkah (aksi) agar tujuan atau sasaran yang kita harapkan dapat terwujud.
Begitu juga dalam hal membuat program komputer. Ada keterbatasan statements yang disediakan, namun dengan keterbatasan itu kita siasati langkah-langkah untuk mencapai hasil program yang sesuai dengan keinginan.

D. JENIS – JENIS ALGORITMA
Adapun jenis-jenis algoritma adalah :
1. Bahasa Semu (pseudo code)
yaitu dengan menggunakan bahasa sehari-hari, tetapi harus jelas dan struktur.
2. Diagram Alir/Alur (Flowchart)
yaitu dengan membuat suatu penulisan atau penyajian algoritma berupa diagram yang menggambarkan susunan alur logika dari suatu permasalahan.

E. BENTUK ALGORITMA
Bentuk algoritma terbagi menjadi 3 bagian yaitu :
1. Runtunan (Sequencial)
Algoritma merupakan runtunan asli yang berarti :
a. Tiap aksi dikerjakan satu persatu.
b. Tiap aksi dilaksanakan tepat sekali, tidak ada aksi yang diulang.
c. Urutan aksi yang dilaksanakan pemroses sama dengan urutan aksi sebagai mana yang tertulis didalam algoritmanya.
d. Akhir dari aksi terakhir merupakan akhir algoritma.
2. Percabangan (Brauching)
3. Perulangan (Looping)

Komentar